990-91260-016

Keselamatan Baterai

BAHAYA
bahaya sengatan listrik, ledakan, atau busur api
  • Pemutus sirkuit baterai harus dipasang sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan yang ditetapkan oleh Schneider Electric.
  • Perbaikan baterai hanya boleh dilakukan atau diawasi oleh personel ahli yang berpengalaman tentang baterai dan tindakan pencegahan yang diperlukan. Jauhkan personel yang tidak ahli dan tidak berpengalaman dari baterai.
  • Putuskan sambungan sumber pengisian daya sebelum menghubungkan atau memutuskan hubungan terminal baterai.
  • Jangan membuang baterai ke dalam api karena bisa meledak.
  • Jangan membuka, mengubah, atau memotong baterai. Cairan elektrolit yang keluar berbahaya bagi kulit dan mata. Cairan tersebut mungkin beracun.
Tidak mematuhi petunjuk ini akan menyebabkan kematian atau cedera serius.
BAHAYA
Bahaya sengatan listrik, ledakan, atau busur api
Baterai bisa menimbulkan risiko sengatan listrik dan arus hubungan pendek tingkat tinggi. Tindakan pencegahan berikut harus dipatuhi saat menangani baterai
  • Lepaskan jam tangan, cincin, atau benda logam lainnya.
  • Gunakan alat dengan pegangan berinsulasi.
  • Kenakan kacamata pelindung, sarung tangan, dan sepatu bot.
  • Jangan manaruh peralatan atau komponen logam di atas baterai.
  • Putuskan sumber pengisian daya sebelum menghubungkan atau memutuskan hubungan terminal baterai.
  • Pastikan apakah baterai terarde secara tidak disengaja. Jika peralatan terarde secara tidak disengaja, lepaskan sumber pengisian daya dari arde. Menyentuh bagian mana pun dari baterai yang diarde bisa menyebabkan sengatan listrik. Kemungkinan terjadinya sengatan listrik semacam itu bisa diminimalkan asalkan pengardean tersebut dilepas selama proses instalasi dan pemeliharaan (berlaku untuk perangkat dan komponen pasokan baterai perangkat kendali jarak jauh yang tidak memiliki sirkuit catu daya terarde).
Tidak mematuhi petunjuk ini akan menyebabkan kematian atau cedera serius.
BAHAYA
Bahaya sengatan listrik, ledakan, atau busur api
Setiap kali mengganti baterai, pastikan untuk menggantinya dengan jenis dan jumlah atau unit baterai yang sama.
Tidak mematuhi petunjuk ini akan menyebabkan kematian atau cedera serius.
PEMBERITAHUAN
risiko kerusakan alat
  • Sebelum memasang baterai pada sistem, tunggu hingga sistem siap untuk dinyalakan. Jangka waktu mulai dari pemasangan baterai hingga sistem UPS dinyalakan tidak boleh lebih dari 72 jam atau 3 hari.
  • Baterai tidak boleh dibiarkan tersimpan selama lebih dari enam bulan karena dayanya harus diisi ulang. Jika energi listrik pada sistem UPS tidak juga terisi dalam jangka waktu yang lama, Schneider Electric menyarankan agar sistem UPS diisi daya selama 24 jam, minimal sebulan sekali. Tindakan ini akan mengisikan daya pada baterai dan mencegah kemungkinan rusaknya baterai secara permanen.
Tidak mematuhi petunjuk ini dapat menyebabkan kerusakan alat.
QR code for this page

Apakah ini membantu?